Berita Wisata di Keraton Madura
0
comments
Berkunjung ke Madura belum lengkap rasanya apabila Anda tidak
menyambangi Museum Keraton Sumenep. Lokasinya terletak di tengah kota,
di Jalan Dr. Sutomo, Sumenep, tepatnya di belakang Keraton Sumenep.
Museum ini menyimpan beragam peninggalan bersejarah dari Keraton Sumenep
dimana sebagian besar merupakan peninggalan bangsawan Sumenep. Di
museum ini Anda dapat melihat beragam koleksi menarik mulai dari kereta
keraton buatan abad ke-18, keramik dari Dinasti Ming, naskah kuno,
peralatan pertanian dan nelayan kuno, prasasti, arca, hingga koleksi
ragam senjata
seperti: keris, tombak, pedang, meriam, ada juga alat
rumah tangga kerajaan, serta peralatan pribadi anggota kerajaan.
Keraton Sumenep sendiri dibangun pada
masa pemerintahan Panembahan Sumolo I tahun 1762. Arsiteknya adalah Liaw
Piau Ngo dari China yang memadukan gaya arsitektur Islam, Eropa, China,
dan Jawa. Bangunannya terdiri dari bangunan induk keraton, taman sare,
dan ladang museum. Disetiap ruangan terpajang berbagai benda yang
menjadi saksi kekuasaan dan keberadaan Museum Keraton. Di museum ini
Anda juga tersisa pemandian putri Keraton Sumenep. Akan tetapi, sayang
kurang terawat dan dihuni ikan-ikan kecil. Bagian pertama museum ini
yaitu yang terdapat di luar keraton merupakan tempat menyimpan kereta
kencana kerajaan Sumenep dan kereta kuda pemberian ratu Inggris. Kereta
kerajaan tersebut sampai sekarang masih dipergunakan saat upacara
peringatan hari jadi kota Sumenep.
Bagian kedua museum terdapat di dalam
Keraton Sumenep. Dalam ruangan ini tersimpan alat-alat untuk upacara
mitoni atau upacara tujuh bulan kehamilan keluarga raja. Ada juga
senjata-senjata kuno berupa keris, clurit, pistol pedang, bahkan samurai
dan baju besi. Beragam guci dan keramik dari Tiongkok menghiasi etalase
museum seakan ingin menjelaskan eratnya jalinan hubungan antara
kerajaan Sumenep dan kerajaan China. Ada pula arca, baju kebesaran
sultan dan putri Sumenep, serta kamar tidur raja Sumenep yang tidak
boleh dimasuki oleh pengunjung. Tersimpan pula fosil ikan paus yang
terdampar di Pantai Sumenep tahun 1977. Di museum ini Anda juga dapat
juga melihat Alquran yang ditulis oleh Sultan Abdurrachman.
Cobalah Anda cari koleksi unik museum
ini yaitu berupa piring ajaib yang dikenal dengan nama magic rower.
Piring nasi tersebut diyakini memiliki kekuatan magis dimana nasi yang
dihidangkan di atasnya tidak basi meskipun sudah satu minggu. Piring ini
merupakan tempat nasi berbentuk oval dengan gambar Raja Sampang
Condronegoro (1830) hadiah bagi raja Sumenep ke-32, Sultan Abdurrahman
Pakunataningrat (1811-1854). Bagian ketiga berada di dalam keraton yang
disebut Museum Bindara Saod karena dahulu merupakan tempat Bindara Saod
menyepi (Rumah penyepian Bindara Saod). Ruangan ini terdiri lima bagian
yaitu teras rumah, kamar depan bagian timur, kamar depan bagian barat,
kamar belakang bagian timur dan bagian barat.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Berita Wisata di Keraton Madura
Ditulis oleh aries panutan
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://anetravell.blogspot.com/2014/10/berita-wisata-di-keraton-madura.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh aries panutan
Rating Blog 5 dari 5

0 comments:
Post a Comment